Rabu, 23 Oktober 2013

Senam Nifas

Senam nifas merupakan senam yang dilakukan oleh wanita yang baru saja melahirkan dan dilakukan mulai dari hari pertama setelah melahirkan sampai hari kesepuluh setelah melahirkan. Olahraga ini terdiri dari beberapa gerakan yang dilakukan dalam rangka mempercepat pemulihan kondisi tubuh wanita pasca melahirkan. Senam ini memang dianjurkan untuk semua wanita yang baru saja melahirkan, namun dalam kondisi tertentu senam ini tidak dianjurkan untuk dilakukan.
Sebelum melakukan olahraga ini, sebaiknya Anda mendiskusikannya pada dokter untuk mendapatkan nasihat terbaik. Selain itu, sebaiknya Anda juga mendiskusikan penggunakan obat pengembalian panggul dan perut karena akan mengurangi rasa sakit di pinggang. Anda juga dianjurkan untuk melakukan ambulansi sedini mungkin mulai dari latihan duduk. Bila sudah tidak pusing, maka Anda baru boleh berjalan. Latihan beberapa menit sangat membantu pemulihan kondisi tubuh.
senam nifas
Mengapa Melakukan Senam Nifas
Ada beberapa tujuan mengapa ibu yang baru saja melahirkan dianjurkan untuk melakukan senam ini. Tujuan tersebut di antaranya adalah untuk membantu mempercepat proses involusi dan pengembalian fungsi alat kandungan, mempercepat pemulihan kondisi ibu, memulihkan kekencangan dan kekuatan perut, alat kandungan panggul, dan perineum, khususnya otot yang berhubungan dengan persalinan dan kehamilan. Dengan gerakan-gerakan senam tersebut, hal ini juga akan membantu melancarkan pengeluaran lochea, meminimalkan terjadinya kelainan nifas misalnya trombosia, embali, dll. Selain itu, gerakan senam juga dapat merelaksasi otot yang tegang selama proses kehamilan dan melahirkan.
Manfaat Melakukan Senam Nifas
Ibu yang telah melahirkan jika melakukan senam ini dapat mendapatkan beberapa manfaat. Manfaat yang sangat terlihat adalah memperbaiki posisi tubuh ibu misalnya memperbaiki sikap punggung dan tubuh pasca melahirkan, memperbaiki otot panggul, memperbaiki pelvis, tonus otot, dan meregangkan otot perut bawah atau abdomen. Senam nifas sebenarnya melatih ibu untuk mulai membiasakan diri bergerak, dengan demikian senam ini juga dapat membantu mengembalikan sirkulasi darah ke keadaan normal dan membuat ibu menjadi lebih rileks setelah tegang saat proses persalinan.
Kapan Ibu Haru Mulai Senam Nifas
Senam ini memang dianjurkan untuk ibu setelah melahirkan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum ibu melakukannya. Senam ini hanya boleh dilakukan jika keadaan ibu sudah benar-benar pulih. Teknik yang dilakukan bisa bervariasi dan bisa dilakukan oleh ibu nifas yang tidak mengalami kontraindikasi. Waktu senam juga sebaiknya dilakukan di antara waktu makan sore atau pagi.
Supaya latihan yang Ibu lakukan bisa bermanfaat maksimal, gerakan latihan untuk ibu dengan persalinan normal dan persalinan melalui operasi memiliki teknik atau gerakan yang berbeda.
Persalinan Normal
Bagi Ibu yang bersalin secara normal, latihan bisa dimulai sejak hari pertama atau setelah Ibu merasa mampu melakukannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya: Latihan pernapasan dilakukan dalam keadaan telentang, pilih dasar kursi yang tidak terlalu empuk saat duduk agar dapat menahan otot panggul, dan kontradiksikan otot pantat sebelum duduk. Karena kondisi ibu belum begitu pulih, sebaiknya jangan berdiri atau duduk terlalu lama. Latihan kegel sebaiknya juga harus dilakukan untuk mengembalikan kekencangan otot-otot vagina. Anda tidak perlu khawatir terhadap jahitan di vagina karena tidak akan berpengaruh dan justru mempercepat penyembuhan.
Persalinan Secara Operasi
Untuk ibu yang melahirkan dengan operasi, sebaiknya jangan melakukan latihan fisik dulu. Bahkan, ibu sebaiknya juga tidak mencoba mengangkat kepala saat berbaring terlentang. Hal ini dapat menarik otot-otot perut. Sebelum luka Ibu dinyatakan sembuh benar dan diizinkan oleh dokter, sebaiknya jangan melakukan latihan fisik. Untuk latihan di minggu-minggu pertama sesudah melahirkan bisa dilakukan dengan menggerakkan ujung jari kaki dan tumit perlahan-lahan.

Senam hamil dan manfaatnya



Setiap wanita yang sedang hamil pasti menginginkan janin yang dikandungnya tumbuh sehat dan ketika persalinan, prosesnya berjalan lancar. Semua keinginan tersebut bisa diwujudkan jika selama masa hamil wanita yang mengandung menjaga tubuhnya agar selalu sehat dan bugar. Cara yang bisa dilakukan salah satunya dengan melakukan senam ibu hamil.


Gerakan senam ibu hamil yang bisa dilakukan seperti:
- Duduk sila dengan menegakkan punggung, letakkan tangan di atas kaki seperti orang yang sedang bersemedi. Duduk dalam posisi ini untuk beberapa saat dengan mengatur pernafasan. Gerakan ini bisa dilakukan di atas matras, karpet, tikar, atau alas untuk duduk yang lembut lainnya.
- Duduk di atas alas lembut (matras, karpet, dll) dengan merenggangkan kedua kaki lurus ke depan. Lalu condongkan tubuh ke belakang dan bertumpu pada siku lengan yang diletakan di lantai. Lakukan gerakkan telapak kaki dengan menegakkan lalu mengarahkannya ke bawah hingga posisinya lurus dengan lutut. Gerakkan lainnya yaitu menggerakkan telapak kaki ke samping, lalu tegakkan lurus, ke samping lagi, ulangi gerakan ini sampai merasa cukup.
- Berada dalam posisi tidur dengan satu bantal meyangga kepala, lalu angkat kedua lutut kaki menjadi seperti posisi melahirkan. Tarik nafas sedalam-dalamnya lewat mulut, tahan, dan mengejan atau ngeden (seperti saat sedang buang air besar). Jika merasa nafas sudah mau habis, keluarkan lalu tarik nafas kembali, dan ulangi proses ini.

Manfaat-manfaat dari gerakan diatas:
- Melemaskan otot-oto tubuh dan melancarkan peredara darah
- Tubuh merasa lebih rileks, segar dan bugar
- Mempermudah persalinan dan menjaga kesehatan janin

Perawatan Payudara


A. PENGERTIAN
Perawatan payudara adalah suatu tindakan untuk merawat payudara terutama pada masa nifas (masa menyusui) untuk memperlancarkan pengeluaran ASI.

B. TUJUAN
a. Memelihara kebersihan payudara
b. Melenturkan dan menguatkan putting susu
c. Memperlancar produksi ASI

C. WAKTU PELAKSANAAN
Dilakukan dua kali sehari pada waktu mandi pagi dan sore hari

D. SYARAT-SYARAT UNTUK MENDAPATKAN HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Dilakukan secara teratur dan sistematis
2. Makanan dan minuman ibu yang seimbang dan sesuai dengan kesehatan ibu
3. BH (Bra) yang dipakai ibu selalu bersih dan menyokong payudara

E. ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
1. Minyak kelapa
2. Handuk bersih dua buah
3. Baskom dua buah
- Satu di isi air hangat
- Satunya berisi air dingin
4. Kapas
5. Bengkok
6. Waslap dua buah

TEKNIK PERAWATAN PAYUDARA
1. Tempelkan kapas yang sudah diberi minyak kelapa selama ± 5 menit, kemudian puting susu dibersihkan
2. Tempelkan kedua telapak tangan diantara kedua payudara.
3. Pengurutan dimulai kearah atas, kesamping, telapak tangan kiri kearah sisi kiri, telapak tangan kanan kearah sisi kanan.

4. Pengurutan diteruskan kebawah, selanjutnya melintang, telapak tangan mengurut kedepan kemudian dilepaskan dari payudara, gunakan diulangan 30 kali.
5. Telapak tangan kiri menopang payudara kiri dan jari-jari tangan sisi kelingking mengurut payudara kearah putting susu, gerakan diulang sebanyak 30 kali untuk tiap payudara.
6. Telapak tangan kiri menopang payudara, tangan kanan menggenggam dan mengurut payudara dari pangkal menuju keputing susu, gerakan ini diulang sebanyak 30 kali untuk setiap payudara.
7. Selesai pengurutan, payudara disiram dengan air hangat dan dingin bergantian selama ± 5 menit, kemudian gunakan BH yang bersih dan menopang.

Cara melakukan Amniotomy

1)    Persiapan alat:
Bengkok,Setengah kocker,Sarung tangan satu pasang,Kapas saflon ½%.2)    Persiapan pasien:
Posisi dorsal rekumbent.3)    Persiapan pelaksanaan:
a)    Memberitahu tindakan.
b)    Mendekatkan Alat.
c)    Memeriksakan DJJ dan mencatat pada partograf.
d)    Cuci tangan dan keringkan.e)    Memakai sarung tangan pada dua tangan.f)     Melakukan periksa dalam dengan hati-hati diantara kontraksi. Meraba dengan hati-hati selaput ketuban untuk memastikan apakah kepala sudah masuk kedalam panggul dan memeriksa tali pusat atau bagian-bagian tubuh kecil janin tidak dipalpasi. Bila selaput ketuban tidak teraba diantara kontraksi, tunggu sampai ada kontraksi berikutnya sehingga selaput ketuban terdorong kedepan sehingga mudah dipalpasi.
g)    Tangan kiri mengambil klem ½ kocker yang telah dipersiapkan sedemikian rupa sehingga dalam mengambilnya mudah.
h)    Dengan menggunakan tangan kiri tempatkan klem ½ kocker desinfeksi tingkat tinggi atau steril dimasukkan kedalam vagina menelusuri jari tangan kanan yang yang berada didalam vagina sampai mencapai selaput ketuban.i)      Pegang ujung klem ½ kocker diantara ujung jari tangan kanan pemeriksa kemudian menggerakkan jari dengan menggerakkan jari dengan lembut dan memecahkan selaput ketuban dengan cara menggosokkan klem ½ kocker secara lembut pada selaput ketuban.
j)      Kadang-kadang hal ini lebih mudah dikerjakan diantara kontraksi pada saat selaput ketuban tidak tegang. Tujuannya adalah ketika selaput ketuban dipecah air ketuban tidak nyemprot.
k)    Biarkan air ketuban membasahi jari pemeriksa.
l)      Ambil klem ½ kocker dengan menggunakan tangan kiri dan masukkan ke dalam larutan klorin ½% untuk dekontaminasi.
m)  Jari tangan kanan pemeriksa tetap berada di dalam vagina melakukan pemeriksaan adakah tali pusat atau bagian kecil janin yang teraba dan memeriksa penurunan kepala janin.
n)    Bila hasil pemeriksaan tidak didapatkan adanya tali pusat atau bagian-bagian tubuh janin yang kecil dan hasil pemeriksaan penurunan kepala sudah didapatkan, maka keluarkan tangan pemeriksa secara lembut dari dalam vagina.
o)    Lakukan pemeriksaan warna cairan ketuban adakah mekonium, darah, apakah jernih.
p)    Lakukan langkah-langkah gawat darurat apabila terdapat mekonium atau darah.
q)    Celupkan tangan yang masih menggunakan sarung tangan kedalam larutan klorin ½ % kemudian lepaskan sarung tangan kedalam larutan klorin ½ % kemudian lepaskan sarung tangan dalam keadaan terbaik dan biarkan terendam selama 10 menit.

Dashyatnya Manfaat Air Susu Ibu (ASI)

Manusia minum air susu manusia, sapi minum air susu sapi, ini merupakan prinsip yang tak dapat diubah. Namun entah mulai kapan di bawah dorongan propaganda beraneka rupa iklan susu bubuk, membuat masyarakat pada umumnya mempunyai pemikiran yang salah, yakni susu sapi adalah yang terbaik, baru kemudian air susu ibu (ASI). Namun pada kenyataannya, coba kita pikirkan, tiap pabrik susu bubuk dengan segala upaya memperbaiki susunan gizi dalam susu bubuk, tujuannya adalah supaya kualitas susu bubuknya sebisa mungkin mirip dengan kualitas ASI. Maka jelas ASI adalah pilihan paling tepat bagi bayi anda.

1. Bayi cerdas sehat dan memiliki EQ yang baik
Jika tidak ada suatu masalah khusus, ASI semakin di minum akan semakin bertambah banyak, jadi tidak perlu merasa kuatir kekurangan. ASI selalu mempunyai suhu standarnya, tingkat kesegaran yang prima dan bebas bakteri, serta mudah dicerna. ASI mengandung berbagai macam zat antibodi yang berasal dari ibu, memberi perlindungan terhadap berbagai sumber penularan penyakit bagi bayi. Bayi yang minum ASI dibanding dengan bayi yang minum susu bubuk buatan, lebih jarang terjangkit bermacam penyakit akut maupun kronis. ASI juga bisa mengikuti pertumbuhan bayi dengan otomatis merubah komposisinya, untuk menyesuaikan kebutuhan setiap tahap masa pertumbuhan bayi. ASI tidak mengandung jenis protein dari benda lainnya, bisa mengurangi kemungkinan yang mengakibatkan bayi terkena alergi. ASI mengandung komposisi gizi yang sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan otak bayi, uji klinis telah membuktikan bahwa bayi yang dibesarkan dengan ASI, IQ-nya (Intellegencia Quotient) lebih tinggi. Melalui proses menyusui, pendekatan intim antara bayi dan ibu, lebih mudah menumbuhkan EQ bayi dalam kepercayaan diri sendiri maupun orang lain.

2. Ibu sehat cantik dan ceria
Ibu yang menyusui setelah melahirkan zat oxytoxin-nya akan bertambah, sehingga dapat mengurangi jumlah darah yang keluar setelah melahirkan. Kandungan dan perut bagian bawah juga lebih cepat menyusut kembali ke bentuk normalnya. Ibu yang menyusui bisa menguras kalori lebih banyak, maka akan lebih cepat pulih ke berat tubuh sebelum hamil. Ketika menyusui, pengeluaran hormon muda bertambah, menyebabkan ibu dalam masa menyusui tidak ada kerepotan terhadap masalah menstruasi, pada masa ini juga mengurangi kemungkinan terjadinya kehamilan diluar rencana. Menyusui setelah melahirkan dapat mempercepat pemulihan kepadatan tulang, mengurangi kemungkinan menderita osteoporosis (keropos tulang) setelah masa menopause. Menurut statistik, menyusui juga mengurangi kemungkinan terkena kanker indung telur dan kanker payudara dalam masa menopause. Juga ibu yang menyusui tidak perlu bangun tengah malam untuk mengaduk susu bubuk, ketika pergi bertamasya juga tidak perlu membawa setumpuk botol dan kaleng susu, bukankah bisa menjadi seorang ibu yang santai dan gembira.
3. Meringankan beban pengeluaran keluarga
ASI tersedia secara alamiah, ibu hanya perlu menguasai gizi yang seimbang dan cukup, tidak perlu kuatir kekurangan. Minum ASI bisa menghemat pengeluaran tambahan tiap bulan untuk membeli susu, tidak perlu beli botol susu dan alat untuk mensterilkan. Lagi pula bayi yang minum ASI daya tahan tubuhnya lebih kuat, dan jarang menimbulkan efek alergi pada tubuh, sehingga jarang sakit dan mengurangi pengeluaran biaya pengobatan.
4. Menyayangi bumi, menyukseskan perlindungan alam
ASI bersuhu alami segar bebas bakteri, maka tak perlu dipanaskan dan disteril, bisa mengurangi pemborosan bahan bakar, lagi pula untuk memenuhi kebutuhan susu bubuk yang berlebihan, dunia kita membutuhkan berapa alam hijau, bahkan menebang pohon pelindung hutan, untuk memelihara sapi perah yang lebih banyak? Melepaskan susu bubuk dan menggunakan ASI, bisa menghemat berapa banyak sampah botol dan kaleng susu yang dibuang? Jika setiap wanita setelah melahirkan mau menyusui dengan ASI selama 1 tahun, tentunya akan menghemat berapa banyak pembalut wanita?

Penuhi Asupan Nutrisi Untuk Ibu Menyusui


nutrisi untuk ibu menyusui
ASI atau air susu ibu merupakan komponen penting dalam kehidupan manusia. Pemberian ASI telah diakomodir oleh hukum oleh sebab nilai urgensinya. Tak hanya berperan sebagai pemasok gizi bagi bayi, ASI juga terbukti mengurangi angka kematian bayi yang berusia di bawah 28 hari. Kualitas dan volume ASI banyak bergantung pada asupan nutrisi sang ibu. Maka itu, pemahaman membatasi makanan setelah melahirkan untuk menurunkan berat badan adalah salah. Justru setelah melahirkan, nutrisi untuk ibu menyusui harus diperhatikan lebih intens lagi sebab ia berpengaruh dignifikan pada perkembangan bayi yang baru saja dilahirkan.

Menurut ahli gizi, ibu dengan asupan nutrisi baik bisa memberikan ASI sebanyak 600 ml di bulan pertama . Sementara itu merangkan pada bulan ketiga, jumlah volume tersebut memingkat antara 700 sampai 750 ml. Volume ASI ini dipengaruhi oleh kualitas gizi yang dikonsumsi oleh ibu. Kerena itu, penting untuk menjaga dan megontrol gizi tersebut. Apa dan bagaimana sebenarnya  gizi itu? Secara teoritis, yang dimaksudkan gizi adalah bahan dasar yang merupakan penyusun bahan makanan. Nilai gizi diperoleh setelah makanan yang kita konsumsi dicerna dalam tubuh. Zat gizi sendiri mencakup lima unsur antara lain protein, karbohidrat, mineral, lemak dan juga vitamin. Gizi ini memiliki manfaat sebagai penyokong energi, pertumbuhan badan serta pemeliharaan kesehatan. Bagi ibu menyusui, gizi juga berperan dalam produksi ASI.

Pemenuhan nutrisi untuk ibu menyusui sangat penting. Kebutuhan akan kalori per hari idealnya 500kkal agar ASI berproduksi dengan baik. Cara untuk mengetahui apakah kalori si ibu sudah tepat adalah dengan menimbang berat badan. Jika terjadi penurunan berat menjapai angka atau lebih dari 0,9 kilogram tiap minggu (3 minggu pertama setelah bayi lahir) maka sang ibu bisa dipastikan kekurangan kalori. Hal ini tentu akan berpengaruh pada produksi ASI sebab kalori merupakan energi yang dibakar unruk menghasilkan ASI.

Gizi lainnya yang harus dipenuhi oleh ibu yang menyusui adalah protein. Komponen ini dibutuhkan untuk meningkatkan ASI. Selama menyusui, ibu membutuhkan porsi protein tiga kali lipat. Kadar protein ini selanjurnya akan ditransver ibu melalui ASI ke bayi. Jika ibu kekurangan protein maka ia akan kehilangan protein dalam tubuh pun zat gizi lain untuk mempertahankan kualitas juga mutu ASI. Sementara itu, komponen gizi lainnya yakni vitamin juga tak kalah pentingnya sebab pemenuhan vitamin akan menaikkan jumlah vitamin yang terkandung di dalam ASI. Vitamin sangat baik bagi bayi sebab bisa mengoptimalkan kekebalan tubuh. Adapun mineral seperti kalsium juga memegang peranan yang penting. Bayi membutuhkan kalsium yang didperoleh dari ASI sebab tulangnya sedang tumbuh. Karena itu, konsumsi ibu terhadap kalsium harus ditingkatkan.

Larangan terhadap ibu yang menjalankan diet setelah melahirkan harus dihapuskan. Sebab nutrisi untuk ibu menyusui masih bagian dari rangkaian kebutuhan bayi. Sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan sehat seperti salmon, kacang-kacangan, daging rendah lemak, buah segar dan sayuran. Untuk menghindari kegemukan, sumber karbohidrat bisa diperoleh dari gandum yang kaya serat atau mengganti beras putih dengan merah atau coklat.
Selamat datang di blog Coretanku :)),. terima kasih telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung disini.. semoga blog ini bermanfaat bagi anda.. selamat menikmati. I hope you are happy.. :))